Aku menyesali akan rapuhnya sebuah rasa percaya, menyesali saat ragu justru mematikan sepenggal asa, asa akan belahan jiwa yang biasanya selalu ada.
Mungkin aku adalah sosok yang jauh dari kata sempurna, tapi aku masih manusia yang memiliki rasa. Aku masih manusia yang memiliki logika. Aku tak mengharapkan apa-apa, dan tak ingin menjadi apa-apa, aku hanya ingin memeluk sebuah asa yang masih sedikit tersisa. Bukan untuk siapa-siapa, hanya agar aku tahu kalau akupun masih bernyawa.
Aku tidak tinggal dalam dunia khayal, juga tak mengunci diri di dunia mimpi. Aku bukan Cinderella yang menggantungkan nasib pada sepatu kaca, juga bukan Aurora yang menunggu sebuah kecupan untuk terjaga. Aku hanya ingin mengenang sebuah rasa yang pernah sempat membuatku merasa berjiwa, dan berharga.
Aku tak pernah menginginkan apa-apa, percayalah... aku cuma jatuh cinta, itu saja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar